Aku berlari mengejar dirimu
Namun kau nampak tak dapat kukejar
Hingga perlahan kaupun menghilang
Entah kemana
Hanya tersisa bayangmu yang semakin lama semakin memudar
Mengapa kau begini?
Pergi seenak hati tanpa tau bagaimana jadinya perasaanku
Mengabaikanku, seakan aku tak pernah berharga dimatamu
Menyisakan sedikit bayangmu pun kau tidak
Kenangan itu menusuk hati bila aku mengingatnya
Membuat otakku berhenti berfikir, kemudian kembali pada masa itu
Sakit, kepala aku sakit karna berusaha untuk tak mengingatnya
Aku menahan diri, namun kenangan itu lebih kuat dari yang kubayangkan
Aku kalah
Aku ingin menyerah
Namun hati ini berkata jangan
Aku lelah
Namun perasaan ini menolak untuk menghentikan langkahku
Menolehlah kearahku
Aku menunggu kau untuk menatapku lagi
Aku menunggu mata kita saling berpandangan lagi
Aku menunggu bibirmu tersenyum padaku lagi
Aku menunggu tanganmu yang menggenggam erat tanganku lagi
Aku menunggu tubuh ini untuk kau peluk lagi
Aku menunggu kau untuk kembali
Namun kau nampak tak dapat kukejar
Hingga perlahan kaupun menghilang
Entah kemana
Hanya tersisa bayangmu yang semakin lama semakin memudar
Mengapa kau begini?
Pergi seenak hati tanpa tau bagaimana jadinya perasaanku
Mengabaikanku, seakan aku tak pernah berharga dimatamu
Menyisakan sedikit bayangmu pun kau tidak
Kenangan itu menusuk hati bila aku mengingatnya
Membuat otakku berhenti berfikir, kemudian kembali pada masa itu
Sakit, kepala aku sakit karna berusaha untuk tak mengingatnya
Aku menahan diri, namun kenangan itu lebih kuat dari yang kubayangkan
Aku kalah
Aku ingin menyerah
Namun hati ini berkata jangan
Aku lelah
Namun perasaan ini menolak untuk menghentikan langkahku
Menolehlah kearahku
Aku menunggu kau untuk menatapku lagi
Aku menunggu mata kita saling berpandangan lagi
Aku menunggu bibirmu tersenyum padaku lagi
Aku menunggu tanganmu yang menggenggam erat tanganku lagi
Aku menunggu tubuh ini untuk kau peluk lagi
Aku menunggu kau untuk kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar