Kamu bilang kamu cinta aku
Nyatanya masih dia yang selalu ada dalam anganmu
Kamu bilang kamu peduli padaku
Nyatanya masih dia yang kau cari keadaannya
Kamu bilang kamu memperjuangkan aku
Nyatanya masih dia yang kau ingat sebelum dan sesudah tidurmu
Aku mencoba bertahan
Namun sesak dalam dada bila aku mengingat semua yang terjadi
Aku mencoba untuk melepas pelukanmu
Namun pelukanmu semakin erat
Aku harus bagaimana?
Sementara kamu tak ingin aku untuk pergi
Padahal aku semakin sakit bila menyadari bukan aku yang selalu kau ingat
Bila bukan aku yang ingin kau jadikan masa depan, pergilah ~
Lepaskanlah gengaman tanganmu
Biarkan aku pergi dan menemui masa depanku yang sesungguhnya
Nyatanya masih dia yang selalu ada dalam anganmu
Kamu bilang kamu peduli padaku
Nyatanya masih dia yang kau cari keadaannya
Kamu bilang kamu memperjuangkan aku
Nyatanya masih dia yang kau ingat sebelum dan sesudah tidurmu
Aku mencoba bertahan
Namun sesak dalam dada bila aku mengingat semua yang terjadi
Aku mencoba untuk melepas pelukanmu
Namun pelukanmu semakin erat
Aku harus bagaimana?
Sementara kamu tak ingin aku untuk pergi
Padahal aku semakin sakit bila menyadari bukan aku yang selalu kau ingat
Ceritaku yang selalu kamu abaikan
Bila bukan aku yang ingin kau jadikan masa depan, pergilah ~
Lepaskanlah gengaman tanganmu
Biarkan aku pergi dan menemui masa depanku yang sesungguhnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar